Rabu, 19 Maret 2008

Mensyukuri Kelahiran Nabi Muhammad

Datang Membawa Tugas, Pergi Meninggalkan Bekas


HARI Kamis, 20 Maret 2008 bertepatan dengan 12 Rabiul Awwal 1429 H kita memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW . Beliau dilahirkan pada hari Senin, 12 Robiul Awwal 570M dan wafat juga hari Senin 12 Robiul 633M.
Tahun lahirnya 570M, 5 + 7 = 12 dan tahun wafatnya 633M, 6 + 3 + 3 = 12
Robiul Awwal, tanggal 12 hari Senin wafatnya. Robiul Awwal, tanggal 12 hari Senin wafatnya.
Jadi tanggal datangnya adalah tanggal perginya.
Bulan datangnya adalah bulan perginya
Hari datangnya adalah hari perginya.

Apakah Rosululloh pernah merayakan hari lahirnya?
Dalam hadist disebutkan, seorang sahabat bertanya kepada beliau kenapa beliau puasa di hari Senin?
Beliau menjawab karena pada hari Senin itulah saya dilahirkan.
Pada hari Senin itulah Muhammad diangkat menjadi Rosul.
Dan pada hari Senin itulah diturunkan Al Quran.
Demikianlah Rosululloh merayakan hari lahirnya.

Hari Kelahiran Nabi Muhammad patut kita syukuri, karena
Jika tidak ada kelahiran Muhammad, maka tidak akan ada kerasulan,
Jika tidak ada kerasulan, maka tidak akan ada Al Quran diturunkan
Jika tidak ada Al Quran, maka tidak akan ada umat Islam
Jika tidak ada umat Islam, maka tidak ada musholla, tidak ada pendidikan Islam, tidak ada pesantren, tidak ada perguruan tinggi, tidak ada ibtidaiyah, tsnawiyah, aliyah di seluruh dunia .
Semuanya dimulai dari lahirnya Muhammad. Sedang kita diminta untuk mencontoh Nabi Muhammad "uswatun hasanah".

Jadi kenapa kita tidak mempuasai hari lahir kita?
Yang pada hari itu ibu kita berjuang antara hidup dan mati bersimbah darah. Saking beratnya perjuangan ibu saat melahirkan pada hari itu, hari lahir disebut yaumil zalzalah. Dan karena beratnya perjuangan ibu pada hari itu, maka apabila ibu tersebut meninggal dunia kematiannya merupakan mati syahid.

Pada hari lahir itulah kita mulai dihubungkan dengan keluarga bukan sebelum itu.
Pada lahir itu kita mulai dihubungkan dengan masyarakat.
Karena itu hari lahir merupakan hari yang paling agung bagi tiap manusia.
Namun banyak orang melupakan hari lahir itu.
Jika menghadapi macam-macam kesulitan hidup, puasalah hari lahir agar selamat menempuh perjalanan hidup. Karena hari lahir merupakan titik awal kedatangan manusia di dunia.

Nabi Muhammad dilahirkan ke dunia.
Datangnya membawa tugas.
Perginya meninggalkan bekas.
Datangnya membawa tugas yang diselesaikan dalam 23 tahun.
Datangnya ke dunia diperintah untuk memperbaiki budi pekerti (sholihah Akhlak) supaya ummat ini menjadi umat yang sopan santun (makarimal akhlak)

Sopan terhadap siapa?
Sopan terhadap Alloh yang telah menciptakan kita
Sopan terhadap Rosululloh
Sopan terhadap agama yang kita peluk masing-masing
Sopan terhadap diri sendiri
Sopan terhadap orangtua
Sopan terhadap masyarakat
Sopan terhadap ibu pertiwi
Sopan terhadap negara.

Sopan terhadap Alloh.
Contohnya bagaimana kita sebelum makan berdoa dulu bismillahirrohmanirrohim. Dengan nama Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Pemurah adalah bentuk kesopanan kita kepada Alloh.

Dalam pembukaan UUD 1945 menyebutkan atas berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa merupakan bentuk kesopanan para pendahulu kita kepada Alloh. Mereka mengakui bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia ini bukan karena pemberian sekutu, bukan pemberian Jepang dan bukan semata-mata karena perjuangan bangsa Indonesia melawan Belanda. Tapi adalah karena Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa.
Ada orang yang berpidato menyebutkan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia adalah karena hasil perjuangan rakyat Indonesia adalah bentuk ketidak-sopanan kepada Alloh.

Sopan terhadap Rosululloh,
Rosul merupakan pintu gerbang agung agama. Maka sudah sepantasnya kita sopan kepada Rosululloh

Sopan terhadap agama yang kita peluk masing-masing.

Semua agama mengajarkan kesucian. Karena itu kita harus sopan dalam beragama. Dalam Al Quran kita dilarang untuk merusak sinagog, gereja, masjid-masjid tempat nama Alloh disebut. Maka kalau ada orang yang sampai merusak gereja atas nama agama, itu adalah kebohongan. Itu adalah atas nama hawa nafsu mereka sendiri.

Demonstrasi dengan meneriakkan Allohu Akbar sambil saling memukul, menghancurkan, itu juga bentuk ketidak-sopanan kepada agama. Kalimat Allohu Akbar adalah kalimat pertama yang dibaca pada waktu sholat, bagaimana bisa digunakan untuk sesuatu seperti itu. Kalau tidak setuju dengan sesuatu, maka lakukan dengan sopan pula. Penggusuran dengan meneriakkan Allohu Akbar, ini kan pelecehan terhadap agama. Ketidaksopanan kepada agama. Mereka tidak menyadari bahwa dengan berbuat seperti itu mereka telah berbuat tidak sopan kepada agama.

Sopan kepada diri sendiri
Bagaimana kita diperintah untuk menutup aurat adalah bentuk kesopanan pada diri sendiri dan sebaik-baik pakaian adalah pakaian takwa. Tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi yang diciptakan Alloh ini ibarat sepet (kulit sabut kelapa-red.), sedangkan berliannya adalah manusia, maka sopanlah kepada diri sendiri.

Sopan kepada orang tua
Jangan sampai kita durhaka seperti kisah bagaimana seorang dari desa yang berhasil menyekolahkan anaknya sampai menjadi sarjana dan orang yang sukses. Tapi ketika orang tuanya datang tidak dihormati malah diusir. Ketidak-relaan orang tua menyebabkan anak itu dan keluarganya diazab Alloh dengan dihancurkan rumah dan keluarganya. Padahal seharusnya si anak bangga dengan orang tuanya yang tinggal di desa tersebut karena telah berhasil mendidik anaknya menjadi orang yang sukses dibandingkan dengan orang kota yang belum tentu berhasil mendidik anaknya menjadi orang yang sukses.

Sopan kepada masyarakat
Dalam kehidupan ini kita tidak bisa keluar dari masyarakat, maka kita harus sopan kepada masyarakat.

Sopan kepada ibu pertiwi
Hadis Cinta tanah air bagian dari iman adalah bentuk kesopanan kepada ibu pertiwi.
Pendahulu kita memberikan lambang negara berbentuk Garuda Pancasila melambangkan jiwa yang besar. Namun yang terjadi sekarang jiwa bangsa Indonesia sedang sakit kronis dengan semakin berkurangnya rasa Cinta Tanah Air
Di zaman sekarang ini globalisasi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Namun tak ada satu negara pun yang mau dilibas oleh negara lain. Satu-satunya cara adalah dengan menumbuhkan Cinta Tanah Air. Jepang, Korea tidak sampai terlibas dalam era globalisasi karena mereka mempunyai akar yang kuat dengan Cinta Tanah Air.

Sedangkan pada siapa kita diajar untuk santun?
Kita diajar santun kepada anak-anak yatim
Kita diajar santun kepada para fakir miskin
Kita diajar santun kepada orang-orang yang teraniaya
Kita diajar santun kepada orang-orang yang terkena bencana.

(Ahmad Suroso)
* Disarikan dari mauidhoh hasanah Mursid Thoriqoh Shiddiqiyah, Almukarom Syekh Kyai Muchammad Muchtar bin Abdul Mu'thi saat acara Santunan Nasional memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, April 2007.

Jumat, 14 Maret 2008

ALTERNATIF MENGHILANGKAN PENYAKIT CANCER

PENTING DIBACA DAN PERLU

Berikut ini saya posting milis dari infovegetarian@yahoo.groups


PENYAKIT CANCER
SETELAH BERTAHUN2 MENGATAKAN PADA KHALAYAK BAHWA KEMOTERAPI ADALAH CARA SATU2NYA UNTUK MENCOBA (KATA KUNCI:MENCOBA) DAN MENGHILANGKAN PENYAKIT CANCER, JOHN HOPKINS AKHIRNNYA MULAI MENGATAKAN: "ADA CARA ALTERNATIF".


UPDATE DARI RUMAH SAKIT JOHNS HOPKINS


Cara efektif untuk melawan cancer adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan yg dibutuhkan dalam sel untuk dapat berkembang biak



SEL CANCER MEMAKAN:

· Gula. Dengan meniadakan gula dalam asupan makanan itu berarti menghilangkan makanan utama sel cancer. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dari Aspartame, dan ini berbahaya. Pengganti yang lebih natural yaitu madu Manuka atau molasses, tapi dalam jumlah yang sedikit. Garam meja mengandung bahan kimia tambahan untuk menjadikannya putih. Alternatif yang lebih baik yaitu Bragg's aminos atau garam laut.
· Susu menyebabkan tubuh menghasilkan mucus, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus juga makanan sel kanker. Dengan meniadakan susu dan menggantikannya dengan susu kedelai (tanpa gula) sel-sel cancer akan kelaparan.
· Sel2 cancer berkembang dengan baik di lingkungan yang tinggi asam. Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar asamnya. Oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan, sedikit ayam daripada sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotic, hormon tambahan dan parasit2 untuk peternakan. Kesemuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita cancer.
· Dietari yang 80% berbasis sayuran segar dan sarinya (jus), whole grain, kacang2an dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh dalam situasi alkaline. 20% dari persentasi tadi dapat diambil dari makanan yang dimasak termasuk kecambah. Sari sayuran segar mengandung enzim2 aktif/hidup yang dapat diserap dengan mudah dan dapat mencapai titik selular dalam waktu 15 menit untuk memberi makan dan mempercepat pertumbuhan sel2 sehat. Guna memperoleh enzim2 aktif untuk membangun sel sehat, minumlah sari sayuran segar (hampir semua jenis sayuran, termasuk kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah 2-3 kali sehari. Enzim2 ini hancur pada temperature 40 derajat Celcius.
· Hindari kopi, teh dan coklat, karena mengandung kafein yang tinggi. The hijau lebih baik sebagai alternatifnya, dan mempunyai unsur2 yang memerangi cancer. Air, yang paling baik yaitu air yang sudah di saring (filtered) guna menhindari racun2 dan kandungan2 logam dalam air keran. Hindari air yang sudah melewati proses distilasi karena mengandung asam.
· Protein dari daging sulit untuk di cerna dan membutuhkan enzim pencerna yang cukup banyak. Kandungan daging yang tidak tercerna dan tertinggal di saluran pencernaan akhirnya akan membusuk dan menambah timbunan racun.
· Dinding sel2 kanker mempunyai selaput protein yang kuat. Dengan menghindari makanan mengandung daging, tubuh membutuhkan jauh lebih sedikit enzim untuk mencerna makanan, sehingga sebagian besar enzim dapat menyerang dinding protein pada sel2 cancer dan selanjutnya memungkinkan bagi sel2 tubuh untuk menghancurkan sel2 cancer.
· Beberapa suplemen menaikan system kekebalan tubuh (IP6, Floressence, Essiac, anti-oxidants, vitamins, mineral, EFAs dll) sehingga memungkinkan sel2 tubuh sehat untuk menghancurkan sel2 cancer. Suplemen lain seperti Vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau sel mati terprogram, yaitu metode natural dari tubuh untuk membuang sel2 yang rusak, yang tidak dikehendaki, atau tidak dibutuhkan.
· Cancer adalah penyakit yang melibatkan pikiran, tubuh dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita cancer untuk sembuh. Kemarahan, tidak dapat memaafkan, dan kegetiran menjadikan tubuh dalam situasi yang tegang dan berkadar asam tinggi. Belajar untuk berjiwa lembut dan pemaaf. Belajar untuk bersantai dan menikmati hidup.
· Sel cancer tidak dapat berkembang dalam lingkungan yang tinggi oksigen. Berolahraga setiap hari dan menghirup nafas dalam2 dapat membantu asupan oksigen dalam tahap selular. Terapi oksigen juga salah satu cara yang digunakan untuk menghancurkan sel2 cancer.
Jangan menggunakan tempat plastic di microwave
1. Jangan memasukan botol air ke freezer
2. Jangan menggunakan 'plastic wrap' di microwave
Rumah Sakit John Hopkins baru-baru ini memasukkan berita ini di newsletters-nya. Informasi ini juga diedarkan di Walter Reed Army Medical Center .
Dioxin adalah jenis bahan kimia yang menyebabkan cancer, terutama cancer payudara. Dioxin juga berkadar racun tinggi bagi sel2 di tubuh kita.
Jangan membekukan botol plastik dengan air di dalamnya karena ini melepaskan kandungan dioxin yang terdapat dalam plastik.
Baru2 ini Dr. Edward Fujimoto, Wellness Program Manager di Rumah Sakit Castle, hadir di satu program televisi untuk menjelaskan bahaya kesehatan ini. Beliau menjelaskan sebaiknya tidak memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan tempat plastik.
Terlebih untuk makanan yang mengandung lemak. Beliau juga mengatakan bahwa kombinasi lemak, panas tinggi dan plastic melepaskan dioxin ke dalam makanan yang akhirnya akan masuk ke dalam sel2 tubuh. Beliau menghimbau untuk memanaskan makanan di microwave dengan Corning Ware, Pyrex atau keramik. Produk kertas tidak begitu jelek namun kita tidak tau apa yang ada di kertas tersebut. Lebih aman menggunakan produk2 di atas. Dia mengingatkan kita bahwa beberapa waktu lalu restoran cepat saji beralih dari produk foam ke kertas. Hal ini juga disebabkan karena masalah dioxin.
Beliau juga mengungkapkan tentang plastic wrap seperti Saran, juga berbahaya untuk digunakan menutup makanan yang akan di panaskan dalam microwave. Panas yang tinggi dapat menyebabkan zat2 beracun meleleh dan menetes ke dalam makanan. Tutuplah makanan dengan paper towel (tissue dapur)

Kirimkanlah artikel ini ke semua orang penting di dalam hidup anda.

Senin, 10 Maret 2008

Enaknya Berburu (jodoh) di Kandang Rusa


Pernikahan Wartawati Tribun Batam, Tari dan Anggun, 8 Maret 2008

TAHUN 2008 ini agaknya akan menjadi saksi dari ikrar setia sehidup semati (yang ini nanti dulu hehehe) para pasangan hasil BERBURU DI KANDANG RUSA - istilah plesetan untuk menyebut karyawan di lingkungan Tribun Batam pada khususnya dan Persda pada umumnya yang mendapat pacar dan jodoh sesama karyawan satu kantor.

Ya Sabtu kemarin, 8 Maret 2008 dimulai oleh pasangan wartawati Tribun Batam yang imut, Atik Lestari alias Tari dengan Anggun Kusno Riadi, karyawan bagian disain grafis redaksi Tribun Batam yang menikah di rumah orangtua Anggun di Kompleks Anggrek Permai Batam. Namun karena ada larangan, meskipun tak tertulis, salah satu harus mengundurkan diri, Anggun yang mengalah resign.

Meskipun cuaca kurang bersahabat seminggu terakhir di awal Maret 2008 --langit disaput mendung, dan disertai hujan hampir setiap hari-- tetapi sepanjang Sabtu kemarin (8/3) cuaca sangat bersahabat, matahari bersinar, langit terang...seterang hati Tari dan Anggun yang melakoni peran ratu dan raja sehari, semalam.

"KEMESRAAN INI...JANGANLAH CEPAT BERLAAAALU...."
Okey Tar n Nggun, semoga kemesraan kalian tidak cepat berlalu, seperti pesan lirik lagu Kemesraan yang Sabtu kemarin dipersembahkan oleh Pemred Tribun Batam Mas Febby Mahendra Putra saat engkau berdua duduk di pelaminan menerima ucapan selamat dari sanak saudara handai taulan tralala.....hihihi.

Witing Tresno Jalaran seko Kulino (istilah bahasa Jawa yang artinya kurang lebih jatuh cinta karena kebiasaan setiap hari bertemu), ungkapan ini kiranya pas ditujukan untuk pasangan bahagia Tari dan Anggun.
Sendirikah Tari dan Anggun yang melanggar imbauan DILARANG BERBURU DI KANDANG RUSA? Oh tidak...karena ternyata masih ada pasangan yang Witing Tresno Jalaran Seko Kulino. Sebut saja, wartawan Tribun biro Karimun, Zuhri yang kini pacaran dengan Uul, mantan wartawati Tribun Batam yang kini diterima bekerja di Pemkab Karimun.

Terus, Ika Maya Susanti, wartawati Tribun Batam yang sudah sekitar dua bulan terakhir pindah profesi menjadi dosen di Politeknik Batam juga menjalin hubungan serius dengan Junaidi, mantan wartawan Tribun Batam. Meskipun Ika enggan disebut pacaran, tapi baru ta'aruf.

Tapi ngomong-ngomong bertemu jodoh dengan cara BERBURU DI KANDANG RUSA bukan hanya kamu kok Tar. Pemimpin Perusahan Tribun Batam sekarang pun, Mas Daryono dulu juga menemukan jodohnya teman sekantor ketika masih di Harian Bernas awal tahun 1990an lalu.

Terus di Tribun Kaltim, tempat aku ikut merintis pendiriannya April 2003, juga karyawannya yang menemukan jodoh teman se kantor, yakni Imron bagian Iklan nikah dengan Nita bagian redaksi yang kini sudah menjadi PNS di sana. Dan yang masih tahap pacaran ada empat pasang, yakni Charles Komaling (wartawan) dengan Dian (bisnis), adinata+sri, Eri+dwi, dan Trinilo+dani.
JADI...bagi karyawan Tribun Batam yang masih ngejomblo silakan Berburu (pacar) di Kandang Rusa, mengikuti jejak teman-teman di atas....kqkqkqk. (Ahmad Suroso)

Selasa, 04 Maret 2008

Mayang Dilarang Hadiri Tahlilan 40 Hari Mbah Harto



Foto Mayangsari saat mampir ke Tribun Batam dan costume motif leopard yang dikenakan saat memeriahkan Launching Tribun Batam, Jumat, 18 Maret 2005.

RABU (5/3/08) petang ini, keluarga besar Cendana akan menggelar tahlilan bertepatan dengan 40 hari meninggalnya mantan Presiden Simbah Soeharto di Jalan Cendana No 8, Menteng, Jakarta Pusat. Menurut menurut panitia, seluruh keluarga besar mendiang Pak Harto akan berkumpul untuk melaksanakan tahlilan. .

Informasi yang diperoleh Warta Kota, dalam acara tahlilan 40 hari berpulangnya Soeharto yang mundur dari kursi RI 1 tahun 1998 lalu setelah tiga setengah dasawarsa memimpin republik ini,
hanya istri siri Bambang Trihatmodjo, Mayangsari yang tidak boleh hadir pada acara itu.

Menurut kabar, pihak keluarga besar Cendana akan memperketat penjagaan, bukan saja karena akan ada banyak pejabat dan mantan pejabat negara yang datang, tapi juga mereka tidak mau kecolongan Mayangsari datang ke acara itu. Mereka tidak mau kecolongan dua kali. Ya, keluarga besar Cendana ingin peringatan 40 hari wafatnya Pak Harto berjalan khidmat, tanpa ada berita yang bakal jadi bahan gunjingan orang.
Seperti diberitakan, Mayangsari dengan berani datang ke Jalan Cendana saat Pak Harto meninggal dunia, 27 Januari lalu. Saat itu Mayang datang bersama anaknya, Khirani Siti Hartina.
Bersama suaminya, Bambang Trihatmodjo, Mayang bersimpuh di dekat jenazah Pak Harto.

Namun kemudian, kabarnya, Mayang diusir oleh Mamik Soeharto, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, semisal dilabrak langsung oleh Halimah, istri Bambang, yang saat itu kebetulan sedang tidak ada di tempat.

Mungkin saja malam ini Mayang akan datang lagi, di bawah lindungan Bambang. Namun, menurut orang dekat Cendana, keluarga akan memberi peringatan keras seandainya Bambang berbuat seperti itu. Tak diketahui persis ancaman apa yang dialamatkan ke Bambang jika hal itu terjadi lagi.

MAYANG...Mayang...kalo saya jadi kamu, nggak usahlah datang ke Cendana. Ngapain juga ke sana kalo hanya akan mendatangkan aib. Toh kamu sekarang sudah bergelimang harta tak ternilai pemberian Bambang Trihatmodjo, dan konon sudah melambungkan namamu sebagai orang terkaya kedua di Purwokerto....hehehe. (Kalo pengen tahu pundi-pundi kekayaan Mayangsari di Purwokerto setelah menikah siri dengan putra kedua Mbah Harto...baca laporan bersambung di harian Tribun Batam halaman 8 mulai edisi Senin, 4 Maret kemarin)

Kalo kamu pengen membaca tahlil, yasin, dan sebagainya untuk mendoakan mertuamu, almarhum Soeharto (apakah Mayang sudah diakui sebagai menantu atau belum oleh Pak Harto...wallahu a'lam) sebagai manifestasi dari kesalehan/ bakti anak kepada mertua, toh tidak harus dilakukan di Cendana.
Bisa di rumahmu yang mewah di Simprug Golf Jakarta atau di istanamu senilai Rp 4 miliar yang sedang kamu bangun di kampung halamanmu Purwokerto dan direncanakan akan diresmikan 30 Maret 2008 mendatang. Okey.....(ahmad suroso)

Sabtu, 01 Maret 2008

Melihat Konsep Baru Snow City (2-Habis)


IGLO + PENGUIN - Berbagai pahatan es berbentuk pagoda, iglo (rumah orang eskimo), tembok Cina hingga penguin menjadi pemandangan menarik di Snow City.


Buka Program Kemping untuk Perusahaan
HAWA dingin menerpa kami ketika pintu yang menghubungkan antara ruang bersalju terbuka. Meski sebelumnya sudah mempersiapkan diri dengan jaket tebal khusus plus sepatu, hawa dingin ruangan yang membeku tetap terasa.
Sampai di dalam, beruang kutub yang terbuat dari butiran es segera menyita perhatian kami. Ruangan beruang es ini menjadi ruangan pertama yang kami temui.
Asap tebal berwarna putih dan tebalnya salju membuat kami seolah-olah tak berada di Singapura. Kedinginan tersebut ternyata belum seberapa dibandingkan ruangan setelahnya. Salju tebal licin membuat kami harus hati-hati melangkah.
Berbagai pahatan es berbentuk pagoda, iglo (rumah orang eskimo), tembok Cina hingga penguin menjadi pemandangan menarik. Saking tertarik dengan pahatannya, saya mencoba menyentuh keindahan seni pahatnya.
Suhu ruangan kala itu menunjukan minus 6 derajat celcius. Untuk kami yang tak pernah hidup di negara empat musim, memang benar-benar membuat tubuh kami harus belajar keras beradaptasi.
Satu yang baru dari Snow City dengan konsepnya adalah bar Minus Zero. Sang bartender langsung menawarkan Martini rasa leci sambil memamerkan keahliannya juggling. Jangan bayangkan Minus Zero seperti bar yang biasa ditemui di Kepri atau bar lainnya. Meja, tempat minuman dan huruf-huruf minus zero-nya semua adalah air yang membeku.
Otomatis bar tersebut berwarna kaca semua. Gelas yang disodorkan pada kami pun sewarna dan sangat licin berada di meja es. Walaupun kami menolak untuk meminum Martini pada awalnya, rasa dingin yang mengigit membuat kami menyerah. Alhasil, segelas Martini di Minus Zero menghangatkan tengorokan dan badan kami. Lumayan untuk bertahan.
Norazani, sang GM Snow City memperlihatkan para pemain ski yang meluncur dari ketinggian dengan atraksinya. Seperti biasa, kami tak melewatkan permainan meluncur dari atas salju dengan ban. Pada dasarnya kami menyukai permainan meluncur ini, selain penuh tantangan dan seru tetapi cukup aman.
Jepretan kamera beberapa fotografer mengabadikan jeritan-jeritan kami kala meluncur dari ketinggian. Pantat kami yang tadinya kering ikut basah, wajah pun terasa beku dan kaku. Dengan menggigil saya mencoba berdiri. Meski kuat, tangan saya yang tak menggunakan glove atau sarung tangan membeku dan tak bisa merasakan apapun. "Pakai glove, itu ada di sana...," saran Norazani pada kami sambil menunjukan letak glove.
Beberapa kali saya gagal memasukkan glove ke tangan karena mati rasa. Meski telah memakai glove dan menutup kepala, rasa beku di wajah dan tangan tak juga beranjak. "Wah sepertinya saya tak cocok tinggal di Eropa," tutur saya bercanda pada beberapa wartawan Singapura.
Kami lalu diajak ke kafe coklat di atas. Mendapat tawaran segelas coklat hangat kami pun langsung berebut untuk naik ke atas. Antrean yang cukup panjang membuat beberapa dari kami memilih keluar ruangan karena tak tahan dengan dinginnya suhu di dalam.
Kami pun memilih keluar ruangan Snow City saking membekunya. Saya jadi teringat bahwa Snow City membuka sejenis program kemping atau berkemah untuk perusahaan-perusahaan, dimana para peserta camp bisa menginap beberapa hari di Snow City.
Rombongan akhirnya terpisah. Namun sebagian masih di dalam mengikuti permainan dan sebagian di luar tak kuat menahan dinginnya salju. Kami segera diajak ke Snow Won, restoran Korea di lantai II Snow City. Kimci, nasi plus sayur dan segelas sup rumput laut yang disajikan langsung kami lahap habis bersama satu gelas teh panas Korea. Hm...nikmat sekali! ***


Dimuat Tribun Batam Minggu, 2 Februari 2008

Jumat, 29 Februari 2008

Melihat Konsep Baru Snow City Singapura (1)



BIKIN ES KRIM - Melihat cara membuat es krim dari bahan ternyata cukup simpel. Bahan nitrogen cair dicampur air yang sudah diberi rasa coklat, diaduk-aduk tak sampai5 menit sudah jadi membeku dan menjadi es krim.

Tribun/Ahmad Suroso
BERGAYA lagi minum di Bar terbuat dari balok-ballok es yang kini melengkapi fasilitas di Snow City bersuhu minus 0 derajat celcius

Renovasi Telan Dana Rp 1,95 Miliar

Salju merupakan hal tidak lazim dijumpai di wilayah tropis. Tak heran sejak berdiri pada 2001, Snow City Singapura banyak dikunjungi wisatawan dari luar negaranya. Tribun Batam dan Sing FM mendapat kesempatan melihat konsep baru Snow City dalam acara re launching bersama media-media dari Singapura. Seperti apa Snow City sekarang? Kami menyajikannya secara bersambung mulai hari ini

MESKI bukan kunjungan pertama kami ke Snow City, kunjungan ini terbilang cukup istimewa. Karena memasuki Snow City kami langsung di ajak ke lantai II untuk menikmati santap malam.
Padahal beberapa bulan lalu, restoran Snow Won dengan makanan Koreanya belum ada. Kini tempat kosong tersebut tertata rapi dengan bangku-bangku kayu alaminya.
Bulatan-bulatan lampu dengan kilaunya langsung menarik perhatian kami. "Lampunya memang sengaja dikirim dari Korea," ujar Norazani, General Manajer Snow City yang menyambut kedatangan kami. Dengan harga Rp 2,5 juta hingga Rp 7 juta, lampu-lampu tersebut memang sangat mencolok di tengah-tengah suasana alam restoran.
Tak berlangsung lama, para wartawan televisi dan cetak dari media Singapura sudah berdatangan. Kami langsung diperkenalkan dengan pemimpin Snow City, Dr Goh Chong Chia yang memang hobi traveling.
"Saya suka ski dan sudah melakukan di berbagai belahan dunia. Konsep Snow City merupakan konsep salju di berbagai belahan dunia seperti Hokaido dan lain- lain," cerita pria yang masih ganteng di usianya yang lebih dari setengah abad tersebut.
Tak hanya jajaran manajemen Snow City dan media Singapura, Manajemen Singapore Science Centre yang merupakan induk dari Snow City juga tampak hadir dalam acara re launching.
"Kami sudah menghabiskan dana lebih dari 300 ribu dollar (sekitar Rp 1,95 miliar) untuk renovasi agar membuat Snow City tak hanya menjadi tempat rekreasi tetapi sekaligus hiburan dan pendidikan untuk para siswa," jelas Dr Goh.
Usai sarapan dan mendengar cerita dari Dr Goh kami segera diajak ke auditorium di samping restoran. "Selain bermain di salju, kami memiliki program khusus untuk sekolah atau rombongan pelajar dari dalam maupun luar negeri," ujar Norazani pada wartawan.
Program tersebut adalah menjelaskan pembuatan es di Snow City secara sederhana pada para siswa. Hal tersebut layak dimengerti. Sebab Snow City merupakan bagian dari Singapore Science Center yang merupakan tempat edukasi sains milik departemen pendidikan Singapura.
Kami diajak mendengar dan melihat proses pembuatan tersebut dengan cara sederhana layaknya kuliah, yakni dengan menganalogikan seperti membuat es krim. Nitrogen cair menjadi bahan penting setelah air dalam proses pembuatannya. Petugas yang menunjukan pada kami menyiramkan nitrogen cair di sekitar wadah berisi air yang sudah diberi rasa coklat. "Aduk terus nanti air tersebut akan membeku dan menjadi es krim," jelasnya sambil mempraktekkan.
Berbahayakah nitrogen cari tersebut apabila terkena tubuh kita? Ternyata tidak karena petugas langsung menunjukan."Tubuh kita memiliki oksigen, sekedar menyentuh dan mengalir tak masalah. Tetapi kalau terus ada tentu tubuh kita akan membeku," tutur petugas tersebut sambil membuktikan dengan menyiramkan nitrogen cair ke tangannya.
Program tersebut memang ditujukan untuk para siswa mulai dari TK hingga SMA dengan beberapa program yang berbeda. Meski disampaikan dengan mudah, informasi tersebut bagi kami terbilang cukup baru.
Tak berapa lama kami sudah disibukkan dengan memilih jaket, sepatu, sarung tangan sebelum memasuki arena snow city yang baru saja direnovasi dengan menghabiskan dana Rp 19,5 miliar tersebut.(tari/ros-bersambung)


Dimuat di Tribun Batam edisi Sabtu (1/3/08)

Kamis, 28 Februari 2008

Gigi Palsu Tertinggal di Hotel Singapura


Dari Kanan ke kiri: Norazani, aku, Tari dan Bambang di Snow City, Rabu (23/2).
Rabu, 23 Februari 2008
SETELAH mengalami kejadian menyebalkan --setengah jam diinterogasi petugas Imigrasi Harbour Front Singapura--, kami bertiga (aku, Tari,dan Manajer Operasional Radio Sing FM Bambang Pamungkas) istirahat sejenak di sebuah kedai kopi pintu keluar pelabuhan tersebut.
Seperempat jam kemudian baru kami ke tujuan utama, obyek wisata bernuansa salju bersuhu minus 0 derajad celcius, Snow City di wilayah Jurong. Saat menginjakkan kaki di Snow City, jam sudah menunjukkan pukul 7.30 malam waktu Singapura.
Di sana kami disambut General Manager Snow City, Norazani Shaddin, pria blasteran Padang (ibu) dan Pakistan (bapak) kelahiran Singapura 46 tahun lalu. Menurut informasi awal dari Bambang, malam itu sebetulnya acaranya Dinner dengan direksi Snow City. Tapi ternyata batal.
Setelah sekitar 1 jam ngobrol dan makan bareng Norazani restoran Korea Snowon di lantai 2 Snow City, Norazani mengajak jalan-jalan ke Johor Baru, Malaysia. "Gimana kalau malam ini kita nyebrang ke Johor Baru. Saya punya teman baik di sana yang memiliki tempat hiburan," ajak Norazani. Namanya juga tamu kami mengamini saja.
"Baiknya, kita ke hotel dulu atau langsung Johor Baru," lanjut Nora.
"Lebih baik langsung ke Johor saja Pak Nora. Sebab kalau sudah sampai hotel, karena badan capek biasanya malas keluar lagi," aku menyela.
Jadilah kami berempat naik mobil mewah Honda Stream milik Norazani ke Johor Baru. Perjalanan 20 menit kami tempuh untuk sampai pos pemeriksaan imigrasi Woodland yang menjadi pintu keluar Singapura menuju Johor Baru melewati jembatan tapal batas yang membelah selat Tebrau.
Saat itu aku lihat di pintu masuk pos imigrasi Woodland antrean ratusan mobil dan sepeda motor. "Sudah malam kok masih berderet-deret antrean ratusan motor dan mobil mau ke Malaysia," tanyaku ke Norazani
"Iya mereka para pekerja dari Malaysia. Setiap hari ada 20.000-an pekerja dari Johor yang bekerja di Singapura. Mereka nyebrang ke Singapura pagi pulang malam," jelas Nora.
Di pos perbatasan ini, mereka yang mau keluar dari Singapura ke Johor atau sebaliknya dari Johor ke Singapura tidak dipungut pass. Ini berbeda dengan di Harbour Front yang memungut pass 16 dolar Sing (1 dolar Sing setara Rp 6.550) ketika kita akan keluar dari Singapura via harbour Front.

Setelah kami melewati pos imigrasi Woodland dan imigrasi Johor Baru, mobil melaju menuju Pasarraya Giant di tengah kota Johor Baru. Kami lalu ke tempat Karaoke lantai 2 Pasarraya yang memiliki 20 kamar dan hall terbuka tempat kongkow sambil menonton layar lebar yang memutar CD musik.
Di sini, kami berempat karaoke ria hampir dua jam lamanya. Bos Snow City yang mengaku sering melakukan perjalanan dinas ke Amrik, negara-negara Eropa, Asia itu ternyata penggemar tembang-tembang 'jadul' alias jaman dulu banget. "Saya paling suka lagu-lagu lama tahun 50-an, 60-an..."
Makanya tak heran sepanjang perjalanan dari Snow City ke Johor Baru, dan kembalinya dari Johor Baru ke Singapura, dia lebih banyak memutar CD tembang-tembang lawas di mobilnya, antara lain lagu berjudul "Aryati".
Saat waktu menunjukkan jam 11.30 malam waktu Malaysia, kami kembali ke Singapura. "Kita nanti mampir beli sate atau durian ya," ajak Nora. "Wah beli durian aja Pak Nora.Kalau sate sudah kenyang nih," lagi-lagi aku yang memang paling doyan makan durian menyela
Sebelum sampai di pos penyebrangan imigrasi Johor Bahru, Norazani mampir ke SPBU beli bensin. "Saya biasa beli bensin di Johor. Soalnya kalau beli di Singapura mahal, sebulan saya bisa habis 400 dolar Singapura. Kalau beli disini paling cuma separonya," kilah Nora yang beristrikan orang Minang itu.

Gigi Palsu Tertinggal

Dari Johor, oleh bos Snow City yang juga berpengalaman kerja di hotel itu kami dibawa ke Geylang yang dikenal sebagai kawasan merah, banyak tempat hiburan esek-esek."Kata orang Geylang itu Las Vegasnya Singapura," cetus Nora begitu kami sampai di pusat jualan durian di kawasan Geylang.
"Gila", kataku ketika menyaksikan perempuan-perempuan berpakaian menantang dari berbagai etnis, Cina, Melayu, India. Ada yang sedang nongkrong di kedai-kedai kopi depan deretan gedung- gedung pertokoan yang masih terang benderang, atau berdiri dalam jarak dekat di jalan-jalan lorong menanti lelaki hidung belang.
"Di Geylang sini denyut kehidupan malamnya ramai sampai jam 3-aan (dinihari)," ucap Nora sambil menikmati durian. Dia beli empat butir durian. "Nikmat juga rasanya manis banget," kataku..
Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 01.30 dinihari saat kami beranjak dari tempat penjual durian itu menuju ke hotel Fragrante Hotel di Lorong 18 Geylang yang berjarak sekitar 1 km. Sampai di kamar hotel, aku langsung membersihkan badan, sholat dan tidur.
Sekadar untuk diketahui, sejak aku pasang tiga gigi geraham palsu bagian bawah sebelah kiri sebulan lalu sebulan lalu, aku punya kerjaan tambahan setiap hari. Setiap mau mau tidur, tiga gigi palsu yang berkaitan itu -- sesuai saran dokter gigi di Batam yang membikinkan aku gigi palsu - aku copot lalu aku rendam air di dalam gelas. Paginya, setelah bangun tidur aku pasang lagi.
Karena itu ketika mau beranjak tidur pukul 02.00 dinihari, aku tak lupa melepas tiga gigi palsu itu lalu aku taruh dalam gelas air mineral yang disediakan hotel. Keesokan harinya seusai mandi, aku mengemasi barang
Rabu pagi pukul 08.15 waktu Singapura (07.15 WIB) Tari dan Bambang yang sudah siap berangkat nyamperin ke kamarku untuk turun di lobby hotel menunggu dijemput Pak Nora. "Sudah nggak ada yang ketinggalan mas Roso," tanya Bambang mengingatkan aku.
"Kayaknya sih enggak. Yuk kita tunggu Pak Nora di lobby," kataku.
Begitu mobil sedan Honda Stream milik Pak Nora datang kami segera bergegas masuk mobil. Baru sekitar 500 meter mobil berjalan, lidahku merasakan ada kurang di gigiku. "Astaga, gigi palsuku masih tertinggal di hotel. Maaf Pak Nora bisa balik lagi ke hotel," seruku.
Hihihi...malu juga aku sama Pak Nora, Tari dan Bambang yang mengumbar senyum setelah mendengar ..permintaanku. Kepergianku ke Singapura yang ketujuh kalinya ini bener-bener pengalaman konyol yang tak terlupakan.
Pertama, paspor tertinggal di rumah, kedua, diinterogasi imigrasi Singapura, dan yang ketiga tiga gigi palsuku tertinggal. "Belum puas mungkin gigi palsuku ini menikmati jalan-jalan di negeri Merlion... hahahaha". Apes...apes. (Ahmad suroso)